Perawatan Telinga Anjing
Pencarian terkait
Panduan memilih perawatan telinga anjing
Telinga anjing berbentuk seperti huruf L, sehingga kotoran dan kelembapan mudah terperangkap di dalamnya. Ras bertelinga jatuh paling rawan karena sirkulasi udaranya lebih tertutup.
Membersihkan rutin adalah pencegahan termurah untuk masalah yang kalau sudah jadi infeksi butuh obat dan biaya dokter.
Jangan pernah pakai cotton bud
Cotton bud mendorong kotoran lebih dalam dan berisiko melukai gendang telinga. Cara yang benar: teteskan cairan pembersih ke liang telinga, pijat pangkalnya beberapa detik, biarkan anjing menggeleng, lalu seka bagian luar yang terjangkau dengan kapas atau kasa.
Kenali normal dan tidak normal
Sedikit kotoran berwarna terang adalah normal. Yang perlu diperiksakan: bau menyengat, cairan berwarna gelap atau kehijauan, kemerahan, dan anjing yang terus menggaruk atau memiringkan kepala. Itu tanda infeksi, bukan tanda kurang dibersihkan.
Frekuensi yang wajar
Anjing bertelinga tegak umumnya cukup diperiksa berkala dan dibersihkan bila terlihat kotor. Anjing bertelinga jatuh, atau yang sering berenang, biasanya butuh lebih rutin. Membersihkan terlalu sering justru bisa mengiritasi liang telinga.
Pertanyaan yang sering diajukan
Seberapa sering telinga anjing dibersihkan?
Tergantung bentuk telinga dan aktivitasnya. Yang bertelinga jatuh atau sering basah butuh lebih sering; yang bertelinga tegak cukup saat terlihat kotor. Terlalu sering justru mengiritasi.
Telinga anjing bau — tandanya apa?
Bau menyengat biasanya menandakan infeksi bakteri atau jamur dan perlu diperiksa dokter hewan. Pembersih rutin mencegah, tetapi tidak mengobati infeksi yang sudah terjadi.
Boleh pakai air atau alkohol untuk membersihkan?
Sebaiknya tidak. Air justru meninggalkan kelembapan yang memicu infeksi, dan alkohol dapat mengiritasi terutama bila kulitnya sudah lecet. Gunakan cairan yang memang dibuat untuk telinga anjing.
