drh. Amanda Yonica Poetri Faradifa
drh. Amanda Yonica Poetri Faradifa adalah dokter hewan sekaligus komunikator sains dengan pendekatan One Health — menghubungkan kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan. Ia pernah menangani hewan kesayangan dan satwa eksotik di klinik Nad Al Shiba, Dubai, lalu menjadi dokter hewan satwa liar di pusat rehabilitasi orangutan Yayasan Jejak Pulang, Kalimantan Timur. Fokusnya kini pada penyakit zoonosis, konservasi satwa liar, dan menerjemahkan riset ilmiah menjadi edukasi yang mudah dipahami.
Pengalaman
Coordinator
Jan 2024 – sekarang
Macaque & Social Media Animal Cruelty Coalition — Asia for Animals
Memimpin upaya lintas pemangku kepentingan menekan konten kekejaman primata di media sosial, serta advokasi ke platform dan pemerintah.
Research Fellow
Agu 2024 – Des 2025
Science for Nature and People Partnership (SNAPP)
Menyusun materi teknis penanganan African Swine Fever pada populasi babi liar, dan menerjemahkan riset ilmiah menjadi panduan praktis.
Scientific Communications Officer & Junior Wildlife Veterinarian
Jan 2023 – Jan 2025
Yayasan Jejak Pulang — Kalimantan Timur
Menangani perawatan medis satwa di pusat rehabilitasi orangutan dan mengelola komunikasi dengan LSM internasional serta lembaga konservasi.
Junior Veterinarian
Des 2021 – Nov 2022
Nad Al Shiba Veterinary Clinic — Dubai, UEA
Mendiagnosis dan merawat hewan kesayangan serta satwa eksotik, membantu tindakan bedah dan diagnostik klinik.
Sertifikasi & Pelatihan
Emerging Conservation Leader Training Program
Conservation Leadership Programme
Mei 2024
Project Planning for Wildlife Conservation
WildTeam UK
Jul 2023
Rabies & One Health: dari dasar hingga aksi lintas sektor
World Health Organization (WHO)
Mei 2023
Conservation Project Planning
National Geographic
Jan 2023
Ending Illegal Wildlife Trade
ACAMS
Nov 2022
Disaster Response — One Health One Welfare
WSAVA (World Small Animal Veterinary Association)
Nov 2022
Shelter Medicine
WSAVA (World Small Animal Veterinary Association)
Nov 2022
Shelter Adoption Academy
FOUR PAWS
Nov 2022
Basic Avian and Small Mammal Workshop
German Standard Group
Mei 2022
Sertifikat Kompetensi Dokter Hewan
Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI)
Sep 2021
Rabies Educator
GARC — Rabies Alliance
Sep 2021
Community Coordinator for Rabies
GARC — Rabies Alliance
Sep 2021
Open-source Intelligence
Basel Institute on Governance
2023
Artikel Terbaru

P3K Anabul: Apa yang Perlu Disiapkan di Rumah?
Perlengkapan dasar yang sebaiknya ada di rumah untuk menghadapi luka, kepanasan, keracunan, dan keadaan darurat lainnya. Kita biasanya baru kepikiran soal P3K setelah sesuatu terjadi.
Diperbarui 24 September 2026

Curiga Anabul Heatstroke? Kenali Tanda Daruratnya Sebelum Terlambat
Anabul kepanasan dan terengah-engah? Kenali tanda heatstroke dan kapan anabul harus segera dibawa ke dokter hewan.
Diperbarui 24 September 2026

Jangan Siram Air Es! Ini yang Harus Dilakukan Saat Anabul Heatstroke
Anabul terengah-engah setelah kepanasan? Kenali tanda heatstroke dan lakukan pertolongan pertama yang aman di rumah sebelum segera membawanya ke dokter hewan.
Diperbarui 24 September 2026

Anabul Keracunan? Ini yang Harus Dilakukan Sebelum ke Dokter Hewan
Anabul makan sesuatu yang mencurigakan? Jangan langsung kasih Norit atau membuatnya muntah. Ini yang bisa kamu lakukan sambil menghubungi dokter hewan.
Diperbarui 24 September 2026

Lihat Anjing atau Kucing Jalanan Terpapar Abu? Ini yang Bisa Kamu Lakukan
Abu vulkanik bukan hanya masalah bagi hewan peliharaan di rumah. Untuk kucing dan anjing yang hidup di jalan, paparan abu bisa jadi lebih sulit dihindari karena mereka tidak selalu punya tempat untuk berteduh, air bersih, atau seseorang yang bisa memperhatikan ketika kondisinya mulai memburuk.
Diperbarui 24 September 2026

Abu Vulkanik Sampai Jakarta: Anabul di Rumah Harus Diapakan?
Abu vulkanik mulai mencapai Jakarta dan sekitarnya. Apa yang perlu dilakukan untuk melindungi anabul di rumah, dan kapan paparan abu perlu diperiksakan ke dokter hewan?
Diperbarui 24 September 2026

Kucing Tidak Mau Makan: Berapa Lama Masih Aman?
Kucing tidak mau makan bukan selalu karena pilih-pilih makanan. Kenali penyebabnya, risiko jika kucing berhenti makan, dan kapan perlu segera diperiksa dokter hewan.
Diperbarui 08 September 2026

Kucing Sering ke Litter Box tapi Urinnya Sedikit: Haruskah Khawatir?
Kucing bolak-balik ke litter box tetapi hanya mengeluarkan sedikit urine? Kenali tanda gangguan saluran kemih, penyebabnya, dan kapan kondisi ini membutuhkan pemeriksaan segera.
Diperbarui 24 September 2026

Gigi Kucing dan Bau Mulut: Kapan Masih Normal, Kapan Harus Diperiksa?
Bau mulut pada kucing bukan selalu hal normal. Kenali penyebabnya, tanda penyakit gigi, cara menjaga kebersihan gigi di rumah, dan kapan kucing perlu diperiksa dokter hewan.
Diperbarui 08 September 2026

Basic Hygiene Kucing Tanpa Bulu: Perawatan Kulit yang Sering Disalahpahami
Kucing tanpa bulu membutuhkan perawatan kulit yang berbeda dari kucing berbulu. Pelajari cara menjaga kebersihan kulit, telinga, kuku, dan lingkungan agar tetap sehat.
Diperbarui 08 September 2026

Bau Aneh pada Kucing: Kapan Masih Normal, Kapan Harus Khawatir?
Kucing sehat umumnya tidak berbau menyengat. Kenali penyebab bau dari mulut, telinga, kulit, hingga urine, serta kapan kondisi tersebut memerlukan pemeriksaan dokter hewan.
Diperbarui 08 September 2026

Pasir Kucing dan Asma: Benarkah Debu Litter Bisa Memperburuk Gejala?
Debu dari pasir kucing dan gas amonia pada litter box dapat mengiritasi saluran napas. Pelajari fakta medis, cara mengurangi risikonya, dan tips memilih litter yang tepat.
Diperbarui 08 September 2026