Pet Wise · by Captain Fauna
Pet Wise· Panduan Captain Fauna

Curiga Anabul Heatstroke? Kenali Tanda Daruratnya Sebelum Terlambat

Anabul kepanasan dan terengah-engah? Kenali tanda heatstroke dan kapan anabul harus segera dibawa ke dokter hewan.

drh. Amanda Yonica Poetri Faradifa
drh. Amanda Yonica Poetri FaradifaPublikasi 24 September 2026 · Diperbarui 24 September 2026 · 3 menit baca
Ditulis dokter hewan Bagikan
Curiga Anabul Heatstroke? Kenali Tanda Daruratnya Sebelum Terlambat

Anjing panting setelah bermain itu normal. Apalagi kalau baru selesai lari-larian di luar rumah.

Masalahnya, panting seperti apa yang masih normal dan kapan kamu harus mulai khawatir?

Salah satu hal yang bisa kamu lihat adalah apakah kondisinya membaik setelah aktivitas dihentikan dan anabul dibawa ke tempat yang lebih sejuk.

Kalau panting tetap sangat berat atau justru semakin parah, jangan diabaikan.

Perhatikan perubahan dari biasanya

Anabul yang mulai mengalami heatstroke bisa menunjukkan beberapa perubahan:

  • panting sangat berat atau tidak membaik;
  • air liur jauh lebih banyak;
  • terlihat lemas atau tidak nyaman;
  • berjalan sempoyongan;
  • muntah atau diare;
  • gusi berubah warna;
  • tremor;
  • kejang;
  • kolaps atau tidak sadarkan diri.

Kalau anabul sudah menunjukkan kombinasi paparan panas + panting berat + perubahan kondisi tubuh, anggap serius.

  1. Cek napasnya

Ini salah satu tanda yang paling penting. Panting pada anjing memang normal ketika kepanasan. Tapi kalau napas terlihat sangat berat, semakin cepat, atau anabul seperti menggunakan seluruh tubuhnya untuk bernapas, itu bukan sesuatu yang sebaiknya ditunggu.

Pada kucing, lebih mudah lagi:

  • Kucing bernapas dengan mulut terbuka bukan hal yang normal.

Kalau ini terjadi setelah kepanasan, apalagi disertai lemas atau perubahan kesadaran, segera bawa ke dokter hewan.

  1. Kalau punya termometer, bisa membantu

Termometer digital bisa digunakan untuk melihat suhu tubuh, terutama kalau kamu memang sudah terbiasa mengukur suhu rektal. Suhu normal anjing dan kucing umumnya berada di kisaran 38-39°C. Suhu sekitar 40°C atau lebih setelah terpapar panas adalah kondisi yang mengkhawatirkan. Kalau anabul sudah menunjukkan tanda heatstroke, jangan menunggu sampai suhu mencapai angka tertentu untuk bertindak.

Siapa yang perlu lebih diperhatikan?

Anabul berhidung pendek, overweight, masih sangat muda, sudah senior, atau punya penyakit jantung maupun saluran pernapasan bisa lebih rentan terhadap masalah akibat panas. Untuk mereka, perubahan kecil setelah terpapar panas sebaiknya nggak dianggap sepele.

Kapan harus langsung ke dokter hewan?

Kalau anabul sudah: sangat lemas, sempoyongan, muntah, sulit bernapas, mengalami kejang, kolaps, atau kehilangan kesadaran, jangan tunggu.

Pindahkan ke tempat sejuk, mulai dinginkan dengan air sejuk, dan segera berangkat ke dokter hewan.

Bahkan kalau belum sampai kolaps, panting berat yang tidak membaik setelah dipindahkan dari panas sudah cukup menjadi alasan untuk mencari pertolongan.

Heatstroke bisa berkembang cepat. Dan dari luar, kita nggak selalu bisa tahu seberapa jauh tubuh sudah terdampak.

Kalau ragu, jangan tunggu sampai anabul terlihat kritis.

Referensi:

https://www.aaha.org/resources/how-to-prevent-heatstroke-in-dogs-and-cats

https://www.merckvetmanual.com/reference-values-and-conversion-tables/reference-guides/normal-rectal-temperature-ranges

Masih ragu dengan kondisi hewanmu? Tanyakan dulu lewat Tanya Dokter Captain Fauna — gratis, 24 jam. Bila perlu pemeriksaan langsung, jadwalkan lewat layanan dokter hewan Captain Fauna yang menampilkan harga tindakan sebelum datang.

Artikel ini telah ditinjau secara medis oleh drh. Amanda Yonica · 24 September 2026